Kamis, 16 April 2020

Batu Berbunga

Batu Berbunga


Oki dan Felip pergi ke Hutan Besar. Mereka mendapat tugas dari Ratu Bidadari untuk mengambil mawar besar. Mawar itu akan ditanam di kebun istana.

Setiba di Hutan Besar, Oki dan Felip melihat batu-batu aneh. "Lip, coba lihat! Ada batu-batu kembar!" seru Oki. "Aneh, ya! Batunya empuk. Ada akarnya lagi!" kata Felip.

Oki dan Felip jadi lupa pada tugas mereka. Mereka malah asyik mengumpulkan berkarung-karung batu aneh itu. Setelah itu, mereka kembali ke Negeri Dongeng.

"Bagus, kan, koleksi batu-batuku ini!" pamer Oki pada Nirmala. "Tapi, mana mawar besar pesanan Ratu?" tanya Nirmala. "Astaga, kami lupa!" seru Oki dan Felip panique...

Nirmala lalu memeriksa batu-batu aneh itu. Waah... untung kalian membawa batu pengganti mawar!" Nirmala tampak lega. Oki dan Felip bingung. "Itu kan batu, bukan bunga!"

"Ayo, kita tanam batu-batu aneh ini di taman!" Nirmala tersenyum. Oki dan Felip semakin bingung, tapi mereka menurut saja. Nirmala lalu menyulap, "Sim salabim!"

Wow, dari batu-batu itu, keluarlah bunga. Ada yang putih, kuning, dan jingga. Batu itu sebenarnya tanaman bernama lithops. Bemtuknya memang mirim batu. "Aku menyulap supaya bunganya cepat keluar, untuk mengganti tanaman mawar yang diminta Ratu!" bisik Nirmala. "Ooo..." Oki dan Felip lega. Ratu Bidadari tampak menyukai bunga-bunga itu. ( Vanda P )
.
.
Temukan artikel menarik lainnya di sini
Ikuti akun instagram penulis
Kunjungi juga channel youtube penulis

Minggu, 12 April 2020

Rasi Bintang


Rasi Bintang

Tahuni Tahutu baru membeli teleskop, alat untuk meneropong bintang. "Ini mainan kurcaci pintar seperti aku! Kamu tidak tahu soal teleskop!" Pamernya pada Oki. Oki jadi kesal.

"Akan ku ketapel teleskopnya!" kata Oki. "Jangan, Kiii....! Lebih baik kita belajar bintang pada Astro. Kurcaci ahli bintang itu," usul Nirmala. Mereka lalu pergi ke rumah Astro.

"Di langit, bintang-bintang tampak berkumpul membentuk gambar. Kumpulan bintang itu dinamakan rasi. Rasi bintang bisa dijadikan petunjuk musim, kalau kurcaci tidak punya kalender," jelas Astro. "Hei, ada rasi ikan di langit!" seru Oki. "Itu artinya, petunjuk musim tanam padi sudah tiba di Negeri Dongeng!" kata Astro lagi.

Nirmala lalu menyulap, "Sim salabim!" Munculah berbagai rasi bintang mungil di depannya. "Rasi-rasi bintang seperti bergeser perlahan, bergantian di langit," kata Nirmala.

Oki kini gemar membaca bukh tentang bintang. "Huh, buat apa baca buku tentang itu, kalau tidak punya teleskop!" ejek Tahuni Tahutu. "Buat apa punya teleskop, kalau tidak tahu tentang bintang!" balas Oki.

"Lihatlah ke langit, ada rasi bintang ikan. Artinya, musim tanam padi di Negeri Dongeng sudah tiba!" kata Oki lagi. "Sok tahu, kamu!" ejek Tahuni Tahutu tidak percaya. Besok paginya, Oki mengajak Tahuni Tahutu ke sawah. Tampak kurcaci-kurcaci mulai menanam padi. Tahuni Tahutu jadi malu. "Kenapa Oki jadi pintar tentang ilmu bitang, ya?" pikirnya heran. ( Vanda P ).
.
.
Temukan artikel menarik lainnya di sini
Ikuti akun instagram penulis
Kunjungi juga channel youtube penulis