Nirmala sedang membantu dayang merapikan gudang. Mereka membuang benda-benda yang sudah tidak terpakai. Dayang Bulbun menemukan sebuah dus di pojok gudang.
“Waaah, isinya cangkir-cangkir tua. Masih bagus, kenapa Ratu tidak memakainya lagi, ya?” Tanya Bulbun. “Karena warnanya sudah agak pudar, Dayang,” kata Nirmala.
Oki sedang menumpuk barang bekas di luar gudang. Tiba-tiba, Tania, Si Peri, datang mengendarai capung. “Oki, apa kamu punya mainan gerbong kerete yang tidak terpakai?” Tanya Tania.
“Tidak, memangnya untuk apa?” Tanya Oki heran. “Gerbong keretaku rusak. Mungkin karena muatannya terlalu banyak. Sering ku pakai untuk mencari stroberi mungil.” Kata Tania.
Nirmala baru saja keluar dari gudang. Membawa dus berisi cangkir-cangkir tua tadi. Ia mendengar percakapan Tania dan Oki. Ah, Nirmala mendapat ide.
Ia mengajak Oki dan Tania ke rumah Tania. Nirmala membawa cangkir-cangkir tua itu. Ia lalu menyulap ke gerbong-gerbong kereta Tania, dan ke cangkir-cangkir tua tadi. “Simsalabim.”
“Waaah, gerbong kereta ku jadi cantiiikk!” Teriak Tania girang. Ia mengendarai keretanya ke hutan stroberi mungil. Wow, Tania berhasil memetik banyak buah stroberi mungil. Senuanya di muat di atas gerbong-gerbong barunya. Nirmala gembira berhasil membantu sahabat kecilnya.
~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_~_
Kunjungi juga akun youtube penulis
Jangan lupa untuk like, share, comment, dan subscribe yaa...
Karena itu semua gratis...
Terima kasih....